JOMBANG – Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam (IAI) Al Urwatul Wutsqo Jombang sukses menyelenggarakan Studium Generale. Acara yang digelar pada Selasa, 5 September 2026 ini mengangkat tema besar yang sangat relevan dengan perkembangan zaman, yaitu “Rekonstruksi PAI di Era AI: Meneguhkan Otoritas Keilmuan, Memperdalam Pembelajaran, dan Membentuk Karakter.”

Kegiatan ilmiah ini menghadirkan pakar di bidangnya, Prof. Dr. H. Anis Humaidi, M.Ag., yang bertindak sebagai pemateri utama untuk mengupas tuntas tantangan serta peluang pendidikan Islam di tengah masifnya teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Acara diawali dengan pembukaan resmi yang dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Momentum ini dirancang bukan sekadar rutinitas, melainkan sebagai fondasi untuk membangun suasana akademik yang religius sekaligus reflektif dalam menyikapi lompatan teknologi AI.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor I IAI Al Urwatul Wutsqo Jombang, Dr. Hj. Mihmidati Ya’qub, M.Pd.I., hadir memberikan sambutan. Ia menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa tingkat magister dalam menghadapi disrupsi teknologi digital. “Penting adanya penguatan kapasitas akademik mahasiswa S2 PAI agar mampu merespons perkembangan ilmu pengetahuan secara bijak,” tegasnya.

Sebagai inti acara, Prof. Dr. H. Anis Humaidi, M.Ag. memaparkan materi mendalam mengenai arah baru pendidikan Islam. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran AI tidak boleh menggeser esensi spiritualitas dan sanad keilmuan dalam Islam. AI harus diposisikan sebagai instrumen pendukung, bukan pengganti peran guru atau dosen.
“Rekonstruksi PAI di era digital bukan berarti kita meninggalkan tradisi intelektual Islam, melainkan mengaktualisasikannya kembali ke dalam konteks zaman. Mahasiswa pascasarjana harus memanfaatkan AI sebagai mitra belajar (learning partner) untuk memperdalam riset keagamaan, namun tetap kritis memverifikasi informasi agar otentisitas keilmuan dan kekuatan karakter Islami tidak tergerus oleh algoritma digital,” jelas Prof. Anis Humaidi dalam pemaparannya.

Melalui Studium Generale ini, prodi S2 PAI IAI Al Urwatul Wutsqo berkomitmen mencetak lulusan dan akademisi yang adaptif terhadap teknologi, namun tetap kokoh memegang otoritas keilmuan agama serta pembentukan karakter generasi bangsa.

